This WordPress.com site is the cat’s pajamas

Monthly Archives: Desember 2012

menyimpan makanan

Lemari es memang membantu anda untukbisa tetap mendapatkan makanan yang segar meski sudah dalam waktu yang agak lama. Namun, fungsi lemari es tersebut tidak akan efektif lagi jika cara penyimpanan yang tengah anda lakukan tidak tepat. Terlebih jika makanan yang di simpan tersebut sudah tidak segar, atau bahkan sudah kadaluarsa. Lalu, bagaimanakah cara menjaga agar makanan anda bisa tetap baik dan segar? Anda bisa mengikuti tips ini :

1. Ketika berbelanjan makanan, sebaiknya anda memilih makanan yang bersih dan baru. Baik makanan olahan atau yang belum

2. Selalu perhatikan masa kadaluarsa, sesuaikan dengan jagka waktu yang anda butuhkan.

3. Pada saat menyimpan, makanan harus sudah di tempatkan pada suatu wadah tertutup. Hal itu bertujuan agar makanan anda tidak mengeluarkan bau, serta rasa yang berubah. Jika anda menyimpan makanan begitu saja di dalam lemari es, makanan anda akan menjadi kering. Selain itu, aroman ya juga bisa bercampur dengan aroma makanan yang lain yang ada di lemari es anda.

4. Jika anda ada makanan yang mudah basi, segera saja menyimpannya di lemari es.

5. Lain lagi dengan penyimpanan daging segar. Simpan daging terlebih dahulu di wadah yang tertutup rapat lalu simpan di lemari es di bagian freezer. Jika lemari es anda di lengkapi tempat khusus untuk daging (chiller) itu akan jauh lebih baik lagi. Jika anda ingin daging yang tetap segar, maka anda juga harus menempatkan penyimpanan daging anda itu secara baik.

6. Untuk penyimpanan sayuran, anda harus mencuci bersih sayuran anda terlebih dahulu, kemudian tiriskan. Agar tidak ada tetesan air yang bisa makin mengotori lemari es anda. Dan itu juga bisa mengundang sayur anda menjadi semakin lembek. Akan lebih baik lagi, sayur anda di kemas ke dalam wadah sebelum akhirnya di simpan di bawah laci dalam lemari es. Praktekkan hal ini juga ketika anda menyimpan buah.


ayam bolier

Ayam memang terkenal memiliki gizi yang cukup tinggi. Namun kita tetap harus hati-hati saat memilih ayam yang akan kita masak. Karena seperti yang kita ketahui bersama, banyak sekali kasus flu burung yang sampai saat ini masih menjadi hal yang samar-samar. Belum lagi tentang kasus ayam tiren atau ayam mati kemarin yang di jual oleh para pedagang nakal. Sebagai pembeli, jangan sampai anda mau di bohongi. Untuk menghindari hal semacam itu, anda juga harus tahu tentang ciri-ciri ayam yang masih baik untuk di konsumsi, seperti kulit yang masih nampak segar dan lembut, pori-pori di kulitnya licin, serta kakinya tidak tampak memar.

Kalau untuk pilihan ayam kampung atau ayam broiler, itu kembali pada selera masing-masing orang. Beberapa orang bilang bahwa ayam kampung memiliki daging yang lebih kesat serta mempunyai sedikit lemak. Dan bagi pencintanya juga berpendapat bahwa ayam kampung di anggap tidak terlalu banyak mengandung obat-obatan kimia. Sedang ayam broiler, mempunyai harga beli yang terjangkau namun lebih gemuk.

Untuk makin mengetahui perbedaan dari ayam kampung dan ayam broiler, anda bisa menggunakan tips berikut ini ketika berbelanja ayam.

Ciri-ciri ayam kampung

Biasanya, ayam kampung terlihat lebih panjang dan jenjang. Bagian dada terlihat lebih kurus, dengan tulang dada yang menonjol dan berkulit agak keriput. Dagingnya juga lebih alot dan liat, sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk memasaknya. Warna daging lebih gelap, dan kulitnya tidak mudah sobek.

Ciri-ciri ayam broiler

Di kenal juga dengan sebutan ayam negeri, ayam broiler cenderung lebih gemuk jika di bandngkan dengan ayam kampung. Kulitnya terlihat mengkilap karena banyaknya lemak yang ada di lapisan bawah kulit. Warna dagingnya lebih cerah, dan empuk ketika di pegang. Dan kulitnya tidak terlalu kuat sehingga mudah sekali untuk di sobek.

Tetap perhatikan dengan seksama saat anda membeli ayam baik di pasar tradisional atau juga supermarket. Sehingga anda bisa menghindari dampak yang kurang baik bagi kesehatan.