This WordPress.com site is the cat’s pajamas

Monthly Archives: Mei 2016

Rendang, makanan yang berasal dari daerah asal Padang, Sumatera Barat sudah terkenal kelezatannya di luar Indonesia. Siapa sangka, negara Belgia juga memiliki pengolahan mirip dengan rendang yang memiliki banyak daging umum. Belgia, selain akrab dengan cokelat, juga produser terbaik di dunia bahan makanan, termasuk susu, kentang dan sayuran segar. Sehingga memiliki makanan olahan bervariasi, salah satu Stoofvlees. Selama misi ekonomi Belgia untuk mengunjungi Indonesia, beberapa koki, produsen makanan Princess Astrid, putri Belgia tiba di Indonesia pada Senin (2016/03/15).

Nic Vanderbeeken Cascades chef restoran eksekutif, Viceroy Bali, dari Belgia, dan Dennis Broeckx, bintang Chefdi Michelin L’Epicerie du Circque, Antwerpen, Belgia menunjukkan  demonstrasi masakan khas dari makanan mereka. Sebuah  hidangan utama yang dipamerkan sangat mirip dengan rendang milik Indonesia. Namanya, Stoofvlees Belgia daging sapi rebus, yang merupakan daging yang diproses menggunakan tanning nan bumbu gurih. Stoofvlees berasal dari daging pipi sapi. Ia diambil sebagai tekstur yang lebih kenyal. Daging diolah terlebih dahulu dengan serat dipisahkan dari lemak, kemudian dimasak dengan sangat teratur dan panjang.

“Kami menggunakannya untuk memasak selama sembilan sampai sepuluh jam, lembut, cara rusak dan meleleh di mulut,” kata Dennis, selama kunjungan Misi Ekonomi Belgia untuk Indonesia, Senin (2016/03/14). Untuk bumbu Rendang yang berbeda sedikit dari  kari. Jika Rendang kari memakai penggunaan herbal yang kaya rempah-rempah, saus Stoofvlees menggunakan bahan atau berbagai saus, seperti mustard, mentega, mayones, dan bir.

Iklan

Anda tahu, jika salah satu yang cokelat terbaik yang ada di dunia yaitu Belgia mendapatkan biji kakao terbaik dari Indonesia? Vandeparre Stephen, seorang koki atau tukang cokelat dari Belgia, selama kunjungan dengan koki lainnya, produsen makanan dan putri di Belgia Belgia Ekonomi Misi di Pulman Hotel, Senin (2016/03/14), mengatakan bahwa Indonesia harus lebih baik dan terkenal terkait cokelat dari Belgia. Chef chocolate dessert dan spesialis es krim dari Belgia ini mengatakan bahwa karena Indonesia memiliki beberapa keunggulan dalam hal coklat daripada Belgia. Indonesia memiliki yang sumber coklat terbaik dan terbesar kedua di dunia, sementara Belgia harus mengimpor cokelat dari berbagai negara, salah satunya Indonesia. Vandeparre menambahkan, di Belgia cokelat yang sama harganya sangat mahal. Bisa dibayangkan bahwa setelah diolah dan siap untuk dijual, cokelat kualitas terbaik bisa naik berkali-kali harganya.

“Cokelat Belgia sebenarnya tidak ada yang istimewa. Kami hanya memiliki presentasi, pengolahan dan teknologi yang bisa melakukan sesuatu yang istimewa,” kata Vandeparre, ketika demonstrasi memasak pada kunjungan Misi Ekonomi Belgia untuk Indonesia di Pulman Hotel, Senin (15/03/2016). Chocolatier atau buatan tangan cokelat di Belgia itu dihargai, dan mahal, karena pengalaman mereka dan bekerja. Jika Indonesia bisa lebih peduli untuk mempelajari teknik cokelat, cokelat Vandeparre percaya Indonesia bisa lebih terkenal dan membuat banyak manfaat.